Bawaslu Kutai Barat Terima Kunjungan PSI, Perkuat Komitmen Politik Berintegritas dan Edukasi Demokrasi
|
KUTAI BARAT - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Kutai Barat menerima kunjungan silaturahmi dan koordinasi Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kabupaten Kutai Barat di ruang rapat Bawaslu Kutai Barat, Kamis (2/7/2026).
Rombongan DPD PSI dipimpin langsung oleh Ketua DPD PSI Kabupaten Kutai Barat, Gilbert Singo Yudha, beserta jajaran pengurus. Kedatangan rombongan disambut Ketua Bawaslu Kabupaten Kutai Barat, Lourensius, didampingi Anggota Bawaslu Silvester Sagor dan Tabita.
Dalam pertemuan tersebut, Bawaslu dan PSI membahas sejumlah isu politik dan kepemiluan terkini sebagai bagian dari pendidikan politik bagi partai politik peserta pemilu. Beberapa materi yang menjadi perhatian antara lain perkembangan putusan Mahkamah Konstitusi terkait keterwakilan perempuan minimal 30 persen dalam pencalonan legislatif, pencegahan politik identitas dan isu SARA, upaya pencegahan politik uang, serta pentingnya pembaruan data kepengurusan partai politik melalui Sistem Informasi Partai Politik (Sipol). Putusan MK mengenai keterwakilan perempuan 30 persen menjadi perhatian penting karena memperkuat komitmen partai politik dalam mendorong partisipasi dan representasi perempuan dalam demokrasi.
Ketua Bawaslu Kabupaten Kutai Barat, Lourensius, menyampaikan bahwa Bawaslu terus membuka ruang koordinasi dengan seluruh partai politik sebagai upaya memperkuat pengawasan partisipatif dan meningkatkan kualitas demokrasi. Menurutnya, partai politik memiliki peran strategis dalam menciptakan iklim politik yang sehat, menjunjung etika politik, serta mengedepankan pendidikan politik kepada masyarakat.
Sementara itu, Ketua DPD PSI Kabupaten Kutai Barat, Gilbert Singo Yudha, menyampaikan apresiasi atas sambutan dan kesempatan berdiskusi bersama Bawaslu. Ia menegaskan komitmen PSI untuk mendukung penyelenggaraan demokrasi yang berintegritas dengan mengedepankan politik gagasan, menolak praktik politik uang, menghindari penggunaan isu SARA dalam kontestasi politik, serta mendukung keterlibatan perempuan dalam politik sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
"Kami menyambut baik edukasi dan koordinasi yang dilakukan Bawaslu. PSI berkomitmen membangun budaya politik yang sehat, menjunjung persatuan, menolak politik uang dan politik identitas, serta terus melakukan pembaruan data kepengurusan partai melalui Sipol agar administrasi partai tetap tertib dan akurat," ujar Gilbert Singo Yudha.
Melalui pertemuan ini diharapkan terbangun sinergi yang semakin baik antara Bawaslu dan partai politik dalam mewujudkan pemilu yang demokratis, jujur, adil, serta berintegritas di Kabupaten Kutai Barat.
Penulis dan Foto : Humas Bawaslu Kubar
Editor : Humas Bawaslu Kubar